Press Room

Pembelian Grosir Online Global Meningkat Hingga 15% Dalam Dua Tahun Terakhir, Diperkirakan Mencapai USD 70 Miliar Untuk FMCG Online

{“order”:3,”name”:”pubdate”,”attributes”:{“hidePublishDate”:”true”,”jcr:mixinTypes”:”[cq:LiveRelationship]”,”sling:resourceType”:”nielsenglobal/components/content/publishdate”},”children”:null}

Media contact: Mila Lubis, Tel: +62 855 108 2304, Email: [email protected]

PEMBELIAN GROSIR ONLINE GLOBAL MENINGKAT HINGGA 15% DALAM DUA TAHUN TERAKHIR, DIPERKIRAKAN MENCAPAI USD 70 MILIAR UNTUK FMCG ONLINE

●      Kategori Fesyen dan Travel Masih Menjadi Favorit Konsumen Online Indonesia

●      57 Persen Konsumen Indonesia Tertarik Pada Layanan Jaminan Uang Kembali

              Saat Berbelanja Online

Jakarta, 23 November 2018  –  Pembelian online untuk bahan makanan kemasan dan segar telah melonjak hingga 15% dalam dua tahun terakhir, dengan peningkatan kepercayaan konsumen dalam ekosistem pembelian online yang mengarah pada pembelian sejumlah kategori produk yang lebih luas, demikian menurut laporan terbaru yang dirilis oleh perusahaan pengukuran global, Nielsen.

The 2018 Nielsen Connected Commerce Report, yang melihat kebiasaan pembelian online konsumen, melaporkan bahwa 95% dari konsumen global yang memiliki akses ke internet telah melakukan pembelian secara online, naik 1% dibandingkan tahun 2017 dan 2% dibandingkan dengan tahun 2016. Laporan ini juga mengungkapkan 26% konsumen digital membeli bahan makanan segar secara online, meningkat sebesar 15% antara tahun 2016 dan 2018, yang berkontribusi terhadap pertumbuhan e-commerce FMCG secara keseluruhan, dimana Nielsen memperkirakan meningkat sekitar USD 70 miliar secara global dalam dua tahun terakhir.

“Dari pelacakan evolusi e-commerce di negara-negara perintis seperti Korea Selatan di mana penjualan online sekarang secara mengejutkan menyumbang 20% dari total sektor FMCG, kami tahu bahwa konsumen mengikuti pola perilaku belanja online tertentu,” kata Pete Gale, Retailer Services, Nielsen. “Perjalanan (travel), fesyen dan buku adalah kategori yang khas untuk pembeli daring pertama kali, namun seiring meningkatnya tingkat pengenalan, kenyamanan, dan kepercayaan konsumen, daftar kategori mereka meluas ke area seperti kecantikan, perawatan pribadi, dan produk bayi, dan kemudian bergerak lebih luas lagi ke kategori makanan kemasan dan segar. Ini dibuktikan dengan lompatan signifikan yang telah kami lihat dalam pembelian online pada pengiriman bahan makanan dan makanan jadi dalam beberapa tahun terakhir. ”

Laporan Nielsen ini mengungkapkan bahwa konsumen lebih terbuka untuk membeli bahan makanan kemasan dan segar secara online bila mereka ditawarkan opsi pembelian dan jaminan kualitas tertentu. Hampir setengah (49%) konsumen mengatakan bahwa jaminan uang kembali untuk produk yang tidak sesuai dengan yang dipesan akan mendorong mereka untuk membeli secara online. 45% konsumen tertarik dengan layanan penggantian produk pada hari yang sama untuk produk yang tidak tersedia, sementara 44% mencari layanan pengiriman gratis untuk pembelian di atas pembelanjaan minimum.

Produk Fesyen dan Travel Masih Menjadi Favorit yang Dibeli Konsumen Indonesia Secara Online

Kategori e-commerce yang kuat, seperti fesyen, travel, dan buku terus mencatat proporsi transaksi online terbesar (61%, 59% dan 49% masing-masing yang dibeli konsumen dalam tiap kategori). Sementara itu, kategori-kategori yang mencatat pertumbuhan paling signifikan dalam aktivitas e-commerce di antaranya adalah jasa pengantaran makanan dari restoran, di mana 33% konsumen online mengatakan mereka melakukan pembelian ini (naik 2pt vs 2017), bahan makanan dalam kemasan(naik 3 poin hingga 30%) dan bahan maknaan segar (naik 2pt ke 26%). Lihat grafik 1.

Di Indonesia sendiri, lebih dari setengah konsumen melakukan pembelanjaan online untuk kategori produk Fesyen (63%) dan Travel (62%).  Pilihan layanan tertentu yang ditawarkan oleh setiap penjual online pun merupakan daya tarik tersendiri bagi konsumen untuk berbelanja. 57 persen konsumen Indonesia menyatakan bahwa jaminan uang kembali bagi produk yang tidak sesuai pesanan menarik mereka untuk berbelanja online. Sebanyak 52 persen menyatakan tertarik dengan layanan penggantian produk pada hari yang sama jika produk yang dipesan tidak tersedia. 49 persen konsumen juga terdorong untuk berbelanja online jika terdapat layanan pengiriman gratis untuk pembelian di atas jumlah pembelanjaan tertentu.

Agus Nurudin, Managing Director, Nielsen Indonesia, mengatakan,”Dengan meningkatnya adopsi konsumen dalam pembelian online, ruang e-commerce yang terus berkembang telah mengaburkan garis antara online dan offline. Beberapa tahun yang lalu, pembelian e-commerce terfokus pada barang-barang yang tidak tahan lama seperti perjalanan, fesyen, dan buku, namun seiring waktu kami melihat peningkatan pembelian di seluruh kategori baru. Ke depan, gelombang evolusi berikutnya dalam perilaku pembelian online kemungkinan akan didorong oleh inovasi dalam kemampuan digital seperti rekomendasi yang dipersonalisasikan berdasarkan konsumsi terprogram dan perilaku online dari konsumen. ”

Grafik 1: Kinerja Kategori Online (% konsumen yang telah membeli kategori berikut secara online [penetrasi]) – Global

Grafik 2: Kategori Teratas yang Bertumbuh dalam Penetrasi

***

Pesan untuk Jurnalis dan Editor:

Nielsen sangat menyarankan jurnalis dan editor untuk mencantumkan secara singkat metodologi riset Nielsen dalam berita, bilamana merujuk data Nielsen sebagai sumber informasi.

Untuk menghindari ketidak­‐tepatan dalam menggunakan referensi data Nielsen, silahkan menghubungi  kontak  Nielsen  diatas  untuk  klarifikasi informasi.

Nielsen memiliki hak jawab untuk ketidak­‐tepatan penggunaan data Nielsen dalam pemberitaan.

TENTANG NIELSEN CONNECTED COMMERCE

Laporan Nielsen Connected Commerce memberikan pemahaman tentang konsumen terhubung global, ciri-ciri belanja, evolusi kategori produk dan hambatannya untuk mengidentifikasi prospek pertumbuhan masa depan. Ini mengidentifikasi kategori online teratas dan perubahan dalam penetrasi kategori, bersama dengan perilaku pembelian online dan harapan konsumen dari pengalaman belanja online. Wawasan ini akan membantu perusahaan FMCG dalam merumuskan strategi untuk meningkatkan pengalaman belanja konsumen di dunia digital.

TENTANG NIELSEN

Nielsen Holdings plc (NYSE: NLSN) adalah perusahaan riset pengukuran dan analisis data global yang memberikan gambaran paling lengkap dan terpercaya yang tersedia bagi konsumen dan pasar di seluruh dunia. Pendekatan kami menyatukan data milik Nielsen dengan sumber data lain untuk membantu klien di seluruh dunia memahami apa yang terjadi sekarang, apa yang terjadi selanjutnya, dan cara terbaik untuk merespon berdasarkan pengetahuan ini. Selama lebih dari 90 tahun, Nielsen telah menyediakan data dan analisis berdasarkan pengetahuan ilmiah yang terpercaya dan inovasi, serta secara berkelanjutan terus mengembangkan cara baru untuk menjawab pertanyaan paling penting yang dihadapi industry barang konsumsi, media, periklanan, ritel, dan industri barang cepat habis.

Nielsen, sebuah perusahaan S&P 500, beroperasi di lebih dari 100 negara meliputi lebih dari 90 persen populasi dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.nielsen.com

Read English Version

# # #