Press Room

Indonesia Berada di 3 Negara Teratas dengan Sentimen Keuangan Paling Positif

{“order”:3,”name”:”pubdate”,”attributes”:{“hidePublishDate”:”true”,”jcr:mixinTypes”:”[cq:LiveRelationship]”,”sling:resourceType”:”nielsenglobal/components/content/publishdate”},”children”:null}

Media contact: Mila Lubis, Tel: +62 855 108 2304, Email: miladinne.lubis@nielsen.com

INDONESIA BERADA DI 3 NEGARA TERATAS DENGAN SENTIMEN KEUANGAN PALING POSITIF

57 Persen Konsumen Indonesia Membelanjakan Uang Lebih Banyak untuk Teknologi & Komunikasi

Jakarta, 8 Maret, 2019 – Konsumen di seluruh dunia  menunjukkan optimisme yang kuat akan kesejahteraan finansial mereka, khususnya di negara-negara berkembang di Asia Pasifik, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Latin, menurut sebuah studi terbaru dari perusahaan pengukuran global, Nielsen.

Studi Nielsen Changing Consumer Prosperity, yang mengukur sentimen konsumen terhadap keadaan keuangan dan keinginan berbelanja mereka, menemukan bahwa 58% konsumen global percaya bahwa mereka secara finansial lebih makmur dibandingkan lima tahun lalu. Konsumen Asia Pasifik adalah yang paling positif tentang keadaan keuangan mereka, dengan 70% merasa lebih optimistis daripada lima tahun lalu, diikuti oleh Afrika dan Timur Tengah (52%), dan Amerika Latin (49%). Di sisi lain, konsumen di negara maju kurang optimistis. Kurang dari setengah konsumen di Amerika Utara (46%) percaya status keuangan mereka telah meningkat selama lima tahun terakhir, dan hanya lebih dari sepertiga konsumen di Eropa (37%) merasa lebih baik secara finansial daripada lima tahun yang lalu.

Di wilayah Asia Pasifik,  tujuh negara masuk dalam 10 negara tertinggi dengan sentimen keuangan paling positif, bersama dengan Kolombia, Rumania, dan Pakistan yang juga menempati urutan 10 besar. Konsumen Vietnam adalah yang paling positif tentang keadaan keuangan mereka dengan 86 persen merasa lebih optimis daripada lima tahun lalu, diikuti oleh Cina dengan 81 persen dan di posisi ketiga yaitu konsumen Indonesia dengan sebanyak 75 persen yang menyatakan lebih optimis terhadap keadaan keuangan mereka dibandingkan lima tahun lalu. Lihat Grafik 1.

Laporan Nielsen ini mengungkapkan bahwa secara global 44% konsumen membelanjakan uang lebih banyak untuk bahan makanan selama lima tahun terakhir. Afrika dan Timur Tengah memimpin dengan setengah (50%) dari konsumen membelanjakan lebih banyak untuk bahan makanan, diikuti oleh Amerika Latin (47%), Asia Pasifik (46%), Eropa (39%) dan Amerika Utara (33%). Kategori lain yang mendorong peningkatan pengeluaran konsumen secara global adalah  komunikasi teknologi, pendidikan, perjalanan, dan perawatan kesehatan. Lihat grafik 2.

Sebaliknya, untuk konsumen Indonesia, hasil studi  Changing Consumer Prosperity menunjukkan bahwa lebih dari setengah (57%) konsumen membelanjakan lebih banyak untuk teknologi dan komunikasi selama lima tahun terakhir. Konsumen Indonesia juga berbelanja lebih banyak untuk Pendidikan (50%), Bahan Makanan (46%), Video/Musik/Layanan Internet (43%) dan Travel (36%) dalam lima tahun terakhir.

Meskipun sentimen konsumen menguat di sisi keuangan mereka, banyak yang merasakan tekanan dari kenaikan biaya hidup. Secara global, hanya 15% konsumen merasa mereka dapat berbelanja dengan bebas. Namun kabar baiknya adalah, angka ini berbeda dengan konsumen Indonesia karena masih sekitar 19 persen konsumen Indonesia merasa bebas untuk berbelanja.

“Dari hasil studi ini tercatat bahwa banyak konsumen merasa lebih stabil secara finansial daripada yang mereka rasakan di masa lalu, dan untuk konsumen Indonesia, hasil temuan dari studi tentang Keyakinan Konsumen di kuartal empat tahun lalu menunjukkan bahwa keinginan atau kepercayaan konsumen untuk berbelanja meningkat,” kata Agus Nurudin, Managing Director, Nielsen Indonesia. “Lanskap ritel memang sedang mengalami perubahan di banyak negara karena konsumen menyesuaikan pengeluaran mereka berdasarkan prioritas pribadi dan harga. Para pemilik merek juga perlu menyesuaikan bisnis mereka agar tetap bisa meraih peluang untuk bertumbuh.”

Grafik 1: Persepsi konsumen mengenai kondisi finansial vs pertumbuhan pendapatan (Top 10)

Grafik 2: Peningkatan belanja konsumen – Top 5

Read in English

*****

Pesan untuk Jurnalis dan Editor:

●    Nielsen sangat menyarankan jurnalis dan editor untuk mencantumkan secara singkat metodologi riset Nielsen dalam berita, bilamana merujuk data Nielsen sebagai sumber informasi.

●    Untuk menghindari ketidak­‐tepatan dalam menggunakan referensi data Nielsen, silahkan menghubungi  kontak  Nielsen  diatas  untuk  klarifikasi informasi.

●    Nielsen memiliki hak jawab untuk ketidak­‐tepatan penggunaan data Nielsen dalam pemberitaan.

TENTANG THE NIELSEN CHANGING CONSUMER PROSPERITY

Laporan Nielsen Changing Consumer Prosperity menyajikan sentimen konsumen terhadap situasi keuangan mereka, perilaku pembelian mereka dan dampaknya terhadap pengeluaran dari waktu ke waktu. Laporan ini mengungkapkan dinamika belanja konsumen oleh daerah yang mencakup 64 negara, termasuk kategori teratas yang dibelanjakan konsumen lebih banyak, bersama dengan kategori teratas di mana konsumen bersedia membayar lebih mahal (premium). Hasil pengetahuan ini akan membantu retailer dan produsen dalam memahami sikap konsumen dalam pembelanjaan di masa depan dan memposisikan produk berdasarkan peluang yang terletak pada segmen premium dan nilai dalam FMCG.

TENTANG NIELSEN GLOBAL SURVEY

Global Survey adalah survei Internet yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk menyelesaikannya. Sampel tersebut bersumber dari penyedia sampel eksternal. Sampel termasuk pengguna Internet yang setuju untuk berpartisipasi dalam survei ini dan memiliki kuota berdasarkan usia dan jenis kelamin untuk setiap negara. Ditimbang untuk mewakili konsumen Internet menurut masing-masing negara. Kuota ini ditinjau di tingkat negara oleh Data Science. Survei Nielsen ini didasarkan pada perilaku responden dengan akses online saja. Tingkat penetrasi internet berbeda-beda di setiap negara. Nielsen menggunakan standar pelaporan minimum penetrasi Internet 60% atau 10 juta populasi online untuk inklusi survei.

TENTANG NIELSEN

Nielsen Holdings plc (NYSE: NLSN) adalah perusahaan riset pengukuran dan analisis data global yang memberikan gambaran paling lengkap dan terpercaya yang tersedia bagi konsumen dan pasar di seluruh dunia. Pendekatan kami menyatukan data milik Nielsen dengan sumber data lain untuk membantu klien di seluruh dunia memahami apa yang terjadi sekarang, apa yang terjadi selanjutnya, dan cara terbaik untuk merespon berdasarkan pengetahuan ini. Selama lebih dari 90 tahun, Nielsen telah menyediakan data dan analisis berdasarkan pengetahuan ilmiah yang terpercaya dan inovasi, serta secara berkelanjutan terus mengembangkan cara baru untuk menjawab pertanyaan paling penting yang dihadapi industry barang konsumsi, media, periklanan, ritel, dan industri barang cepat habis. Nielsen, sebuah perusahaan S&P 500, beroperasi di lebih dari 100 negara meliputi lebih dari 90 persen populasi dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.nielsen.com