Press Room

Belanja Konsumen Asia Pasifik Meningkat; Total Penjualan Naik 6,5% Di Q3 2018

{“order”:3,”name”:”pubdate”,”attributes”:{“hidePublishDate”:”true”,”jcr:mixinTypes”:”[cq:LiveRelationship]”,”sling:resourceType”:”nielsenglobal/components/content/publishdate”},”children”:null}

Media contact: Mila Lubis, Tel: +62 855 108 2304, Email: [email protected]

BELANJA KONSUMEN ASIA PASIFIK MENINGKAT; TOTAL PENJUALAN NAIK 6,5% DI Q3 2018

Jakarta, 26 Desember 2018  – Angka pertumbuhan FMCG Asia Pasifik terbaru yang dirilis baru-baru ini oleh Nielsen menunjukkan belanja konsumen meningkat di seluruh wilayah di dunia, dengan pertumbuhan nilai FMCG naik 6,5% dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun lalu, dan naik 4,9% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Harga rata-rata FMCG meningkat 2,1% pada periode yang sama, dibandingkan dengan 2% di kuartal sebelumnya, dan pertumbuhan volume di wilayah ini mencapai 4,4% dibandingkan pada kuartal sebelumnya yang sebesar 2,9%.

Laporan Q3 2018 Nielsen Quarter By Numbers, yang menganalisa keseluruhan lanskap FMCG di 65 negara di dunia seiring dengan tren ekonomi dan sentimen konsumen yang berubah,  menunjukkan India, Filipina, dan Cina mencatat pertumbuhan nilai tertinggi dibandingkan dengan kuartal ketiga tahun lalu (masing-masing berturut-turut 16,5%, 8,4% dan 7,3%).

Keyakinan konsumen Asia Pasifik sedikit meningkat pada kuartal ketiga (naik 2 poin ke 114), didukung oleh meningkatnya optimisme tentang prospek pekerjaan lokal, keuangan pribadi dan keinginan berbelanja. Malaysia mencatat peningkatan kepercayaan konsumen tertinggi di kawasan itu (naik 10 poin ke 127), diikuti oleh Thailand (naik 10 poin ke 112) dan Vietnam (naik 9 poin ke 129).

“Konsumsi domestik terus memiliki potensi yang besar di Asia Pasifik, seiring dengan peluang ekspor,” kata Laura McCullough, Marketing & Sales Effectiveness, Nielsen. “Pertumbuhan PDB yang kuat secara keseluruhan, pertumbuhan upah rata-rata yang mencapai dua digit dan kelas konsumen yang berkembang yang ingin meningkatkan kualitas hidup, akan mendorong konsumsi ke dalam kategori produk baru di FMCG, dan membantu mendorong pertumbuhan industri secara keseluruhan.”

Perekonomian Indonesia menunjukkan pertumbuhan PDB yang stabil di sekitar 5% dan kepercayaan konsumen tetap stabil pada indeks 126 di kuartal ketiga 2018. Pada periode setelah hari raya di kuartal kedua, FMCG telah kembali ke tingkat pertumbuhan sebelumnya dengan konsumsi volume menurun pada -1,6% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Lima teratas Kinerja Kategori Super pada kuartal ini termasuk Home Care (+1,9%), Minuman (+1,5%), Makanan (+18,2%), Farmasi (+ 1,0%) dan Perawatan Pribadi (+1,0%).

Berdasarkan Kinerja Kanal Belanja Konsumen, minimarket menunjukkan pertumbuhan sebesar 7,4%, sementara General Trade dan Hypermarket / Supermarket sedikit menurun, masing-masing berturut-turut -0,6% dan -5,2. Preferensi kanal belanja konsumen Indonesia bergeser dari format besar ke kecil, didorong oleh tiga pertimbangan utama – keanekaragaman produk yang bagus, harga yang kompetitif, dan akses yang mudah dari area tempat tinggal.

Dalam hal kelompok konsumen, ketika keluarga yang matang (≥35 tahun) mampu mempertahankan pola pengeluaran, konsumen yang lebih muda (

*****

Pesan untuk Jurnalis dan Editor:

●    Nielsen sangat menyarankan jurnalis dan editor untuk mencantumkan secara singkat metodologi riset Nielsen dalam berita, bilamana merujuk data Nielsen sebagai sumber informasi.

●    Untuk menghindari ketidak­‐tepatan dalam menggunakan referensi data Nielsen, silahkan menghubungi  kontak  Nielsen  diatas  untuk  klarifikasi informasi.

●    Nielsen memiliki hak jawab untuk ketidak­‐tepatan penggunaan data Nielsen dalam pemberitaan.

Catatan:

Pertumbuhan nominal, pertumbuhan volume dan pertumbuhan nilai unit pada siaran pers ini adalah berdasarkan penjualan FMCG offline. Angka pertumbuhan nilai FMCG untuk China dihitung berdasarkan data yang dikumpulkan di kanal penjualan offline.

TENTANG QUARTER BY NUMBERS

Laporan Nielsen Quarter by Numbers menyajikan tren ekonomi yang berubah (termasuk indikator kinerja utama seperti PDB dan inflasi), optimisme konsumen dan keinginan berbelanja, dan snapshot dari industri FMCG yang mencakup keseluruhan tren FMCG, juga spesifik dari sisi kanal ritel, kategori super dan tingkat kinerja produsen manufaktur. Laporan ini tersedia di lima wilayah yang mencakup 65 negara di seluruh dunia: Asia Pasifik, Amerika Utara, Amerika Latin, Afrika & Timur Tengah dan Eropa. Hasil Insight dan Data yang disajikan dalam laporan ini membantu peritel dan produsen untuk mengungkap area-area pertumbuhan yang potensial.

TENTANG NIELSEN

Nielsen Holdings plc (NYSE: NLSN) adalah perusahaan riset pengukuran dan analisis data global yang memberikan gambaran paling lengkap dan terpercaya yang tersedia bagi konsumen dan pasar di seluruh dunia. Pendekatan kami menyatukan data milik Nielsen dengan sumber data lain untuk membantu klien di seluruh dunia memahami apa yang terjadi sekarang, apa yang terjadi selanjutnya, dan cara terbaik untuk merespon berdasarkan pengetahuan ini. Selama lebih dari 90 tahun, Nielsen telah menyediakan data dan analisis berdasarkan pengetahuan ilmiah yang terpercaya dan inovasi, serta secara berkelanjutan terus mengembangkan cara baru untuk menjawab pertanyaan paling penting yang dihadapi industry barang konsumsi, media, periklanan, ritel, dan industri barang cepat habis.

Nielsen, sebuah perusahaan S&P 500, beroperasi di lebih dari 100 negara meliputi lebih dari 90 persen populasi dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.nielsen.com

Read in English