02_Elemen/Ikon/PanahKiri Kembali ke Wawasan
Wawasan > Media

Radio Adalah Warna Hitam Baru: Pengaruh Radio Komersial Terhadap Kaum Modis

4 menit baca | David Burge, Associate Director, Media Industry Group | Februari 2018

Hampir empat dari 10 pendengar radio komersial menganggap diri mereka sebagai 'Fashion Forward', atau yang terdepan dalam hal apa yang akan dikenakan.

Kelompok pendengar 'Fashion Forward' terdiri dari para wanita yang sangat mementingkan penampilan, dengan pendapatan rumah tangga yang lebih tinggi dari rata-rata dan siap membelanjakannya untuk semua hal yang berhubungan dengan citra dan status. Mereka berada dalam posisi utama untuk membeli produk fashion dan aksesoris, perawatan kulit, produk penyamakan kulit, dan kosmetik. Kelompok Fashion Forward membawa peluang besar bagi para pengiklan karena mereka dianggap sebagai influencer yang haus akan informasi yang ingin menerima dan berbagi saran di antara lingkaran dalam mereka dan di luarnya.

Ini adalah temuan dari laporan penelitian Consumer & Media View (CMV) terbaru dari Nielsen dan Commercial Radio Australia, yang mengungkapkan bahwa kelompok konsumen yang berorientasi pada citra, Fashion Forward, dilibatkan oleh radio komersial, terutama pada jam-jam prime-time pagi dan sore hari. Mereka mendengarkan, mempercayai, dan membagikan apa yang mereka dengar di stasiun radio favorit mereka.

Hal ini berbeda dengan 62% pendengar radio komersial yang mengidentifikasi diri mereka sebagai 'Pemalas Mode', yang lebih memilih untuk menunggu dan melihat apakah tren tersebut berkembang sebelum mencoba pakaian baru. Pendapatan rumah tangga tahunan rata-rata kelompok 'Fashion Idler' kurang lebih $10 ribu lebih rendah daripada kelompok 'Fashion Forward'. Pemalas mode lebih cenderung melakukan pekerjaan rumah tangga, berdagang, menjadi buruh, atau pensiunan. Pemalas mode juga memiliki representasi tertinggi untuk pria berusia 55+ dan pensiunan.

Meskipun persentase pendengar radio komersial yang merupakan 'Pemalas Mode' lebih tinggi daripada 'Fashion Forward', namun perilaku pembeliannya sangat berbeda. Konsumen 'Fashion Idler' lebih jarang berbelanja di pusat perbelanjaan, dan cenderung tidak merekomendasikan suatu produk kepada teman-teman mereka.

DALAM VOGUE

Sekitar 3,67 juta (38%), pendengar radio komersial mengidentifikasi diri mereka sebagai 'Fashion Forward'. Kelompok ini selalu menjadi yang pertama mencoba tren terbaru, segera setelah tren tersebut tersedia di pasaran. Dari kelompok ini, 57% adalah perempuan dan 43% adalah laki-laki, dengan pendapatan rumah tangga rata-rata $104.000 per tahun. Kelompok Fashion Forward memiliki representasi tertinggi untuk perempuan berusia 18-24 tahun dan juga memiliki pendapatan pribadi dan rumah tangga rata-rata tertinggi. 

ANDA ADALAH APA YANG ANDA KENAKAN

Kelompok 'Fashion Forward' ingin membedakan diri mereka dari yang lain melalui pakaian. Mereka percaya bahwa label desainer akan meningkatkan citra mereka, dan sangat mementingkan gaya dan penampilan. Kelompok ini lebih suka melakukan riset di toko, sebelum membeli barang secara online. Mereka cenderung lebih peduli dengan jangka waktu pengiriman pembelian online, dibandingkan dengan 'Pemalas Mode'.

YANG TERBARU DAN HARUS DIMILIKI MUSIM INI

Meskipun sekitar seperempat dari 'Fashion Forward' dan 'Fashion Idlers' menghabiskan $101-$200 di pusat perbelanjaan setiap minggunya, konsumen 'Fashion Forward' menghabiskan paling banyak untuk hiburan. Konsumen 'Fashion Forward' akan menghabiskan rata-rata $66 untuk hiburan setiap minggunya, sementara 'Fashion Idlers' akan menghabiskan rata-rata $54. Selain itu, 67% dari 'Fashion Forward' cenderung menghabiskan lebih dari $50 di pusat perbelanjaan setiap minggunya.

FASHION ADALAH APA YANG ANDA BELI, GAYA ADALAH APA YANG ANDA LAKUKAN DENGANNYA

Konsumen 'Fashion Forward' berada dalam posisi untuk memengaruhi perilaku pembelian orang lain. Mereka dipandang sebagai pemberi pengaruh dalam lingkaran mode dan lebih cenderung mencari dan memberikan saran tentang berbagai pakaian, produk, dan layanan. Mereka tidak akan membatasi saran hanya pada fesyen, tetapi akan secara aktif memengaruhi seluruh populasi di seluruh kategori seperti makan di luar, gadget, kosmetik, liburan, pakaian, sepatu dan aksesori, kesehatan dan nutrisi, dan renovasi.

Dapatkan salinan gratis dari laporan ini dengan menggunakan tombol 'Unduh' di sebelah kanan.

TENTANG NIELSEN

Nielsen Holdings plc (NYSE: NLSN) adalah perusahaan pengukuran dan analisis data global yang menyediakan pandangan paling lengkap dan tepercaya tentang konsumen dan pasar di seluruh dunia. Pendekatan kami memadukan data milik Nielsen dengan sumber data lain untuk membantu klien di seluruh dunia memahami apa yang terjadi sekarang, apa yang akan terjadi selanjutnya, dan bagaimana cara terbaik untuk menindaklanjuti pengetahuan ini. Selama lebih dari 90 tahun Nielsen telah menyediakan data dan analisis berdasarkan ketelitian ilmiah dan inovasi, terus mengembangkan cara-cara baru untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan terpenting yang dihadapi oleh media, periklanan, ritel, dan industri barang konsumen yang bergerak cepat. Sebagai perusahaan yang masuk dalam daftar S&P 500, Nielsen beroperasi di lebih dari 100 negara, mencakup lebih dari 90% populasi dunia. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.nielsen.com.

TENTANG RADIO KOMERSIAL AUSTRALIA

Commercial Radio Australia (CRA) adalah badan industri nasional untuk radio komersial di Australia dengan 260 anggota stasiun FM, AM, dan DAB+ di seluruh negeri yang mewakili 99% pemegang lisensi radio komersial yang mengudara. CRA telah berperan penting dalam keberhasilan peluncuran siaran radio digital DAB+ di Australia dan Asia Pasifik.

Tag terkait:

Lanjutkan menelusuri wawasan serupa