02_Elemen/Ikon/PanahKiri Kembali ke Wawasan
Wawasan > Audiens

Wanita Asia Amerika: Fasih Secara Digital dengan Pola Pikir Antarbudaya

2 menit dibaca | Mei 2017

Wanita Asia-Amerika merangkul produk, tren, dan pengalaman baru. Sebagai contoh, mereka memiliki indeks yang lebih tinggi untuk melakukan perjalanan ke Timur Tengah, Amerika Latin dan Kanada dibandingkan dengan wanita kulit putih non-Hispanik. Mereka cepat mengadopsi teknologi baru, terutama aplikasi yang populer di kalangan Milenial, seperti Snapchat untuk media sosial, Venmo untuk dompet digital, dan Waze untuk navigasi. Kecintaan mereka akan penemuan juga berlaku dalam musik, dengan wanita Asia-Amerika yang berlangganan layanan musik online 30% lebih banyak dari total populasi.

Dalam laporan ini, laporan kelima Nielsen mengenai konsumen Asia Amerika, terungkap wawasan baru mengenai kekuatan konsumen muda yang sedang berkembang di Amerika. Berbeda dengan multikultural, yang mengacu pada masyarakat yang terdiri dari beberapa kelompok budaya atau etnis, wanita Asia-Amerika merupakan interkultural, yang menggambarkan pemahaman mendalam dan ketertarikan terhadap semua budaya. Dengan 26% wanita Asia Amerika menikah di luar komunitas Asia, mereka menciptakan keluarga biracial dan menunjukkan preferensi baru dalam hal apa yang mereka makan, tonton, dan bagaimana mereka menggunakan teknologi.

Bagi para pemasar dan pengiklan, kombinasi antara kaum muda, kefasihan digital, dan pola pikir lintas budaya, menjadikan wanita Asia-Amerika sebagai segmen konsumen yang kuat. Fenomena kecantikan Korea baru-baru ini adalah contoh sempurna dari pengaruh digital wanita Asia Amerika. Apa yang dimulai sebagai konsumen yang bersemangat memposting di saluran sosial, meledak menjadi majalah dan pada akhirnya mempengaruhi rak-rak toko. 

Pengaruh Budaya yang Mendalam di Toko Kelontong

Meskipun 82% wanita Asia-Amerika mengatakan bahwa mereka senang mencoba berbagai jenis makanan, 67% setuju bahwa warisan budaya merupakan bagian penting dari diri mereka, dan 69% setuju bahwa anak-anak mereka meneruskan tradisi keluarga mereka adalah hal yang penting bagi mereka. Jadi, tidak mengherankan jika keranjang belanja wanita Asia-Amerika sering kali berisi makanan tradisional dari tanah leluhurnya. Produk makanan Asia yang secara tradisional hanya tersedia di toko-toko khusus Asia kini tersedia di toko-toko kelontong tertentu. Dan tren ini diperkirakan akan terus berlanjut karena ras dan etnis lain di AS mengembangkan selera yang lebih cerdas seiring dengan semakin majemuknya negara ini. 

Lanjutkan menelusuri wawasan serupa